Kendaraan Untuk Farmasi, Apa Saja Yang Harus Diperhatikan?

Kendaraan memang tak hanya mengangkut orang, makanan dan barang. Salah satu produk yang penting bagi kehidupan manusia adalah farmasi atau obat-obatan. Transportasi farmasi menjadi bisnis yang cukup besar di seluruh dunia. Transportasi farmasi merupakan proses yang kompleks dan memerlukan perhatian yang besar.

Kendaraan farmasi
Kendaraan farmasi double cabin

Kendaraan khusus pelayanan kesehatan harus didesain sedemikian rupa agar obat-obatan tidak terkontaminasi atau rusak akibat suhu ruang atau kebersihan yang kurang terjaga.

Jenis kendaraan farmasi

Jenis kendaraan farmasi sebenarnya bisa apa saja asalkan ada kontrol suhu. Hanya saja untuk jenis tertentu akan memerlukan biaya modifikasi yang cukup besar. Di luar negeri, banyak jenis kendaraan untuk farmasi seperti refrigerated vans atau fridge vans. Kendaraan farmasi ini sudah dimodifikasi sehingga bisa digunakan untuk menyimpan farmasi. Di Indonesia, kendaraan farmasi bisa berasal dari mobil double cabin atau single cabin seperti pick up agar tidak perlu banyak modifikasi.

Mobil farmasi
Mobil farmasi fridge van

Apa saja yang perlu diperhatikan pada kendaraan farmasi?

Meskipun jenis kendaraan berbeda-beda untuk farmasi, namun ada hal yang harus diperhatikan dalam kendaraan farmasi. Apa saja itu?

Adanya kontrol suhu

Beberapa produk farmasi harus disimpan dengan suhu tertentu, misalnya vaksin, insulin, obat tetes mata, obat kanker dan lain-lain. Mobil transportasi farmasi harus memiliki tempat untuk kontrol suhu agar produk farmasi tidak rusak dan membahayakan pengguna karena perubahan suhu.

Mobil farmasi
Kontrol suhu mobil farmasi

Kendaraan yang bisa dimodifikasi untuk kendaraan farmasi adalah mobil double cabin atau pikap. Pikap ini memiliki single cabin sehingga box pendingin tidak perlu dipotong. Sementara kalau double cabin, box pendingin disesuaikan dengan ukuran cabin sekitar 2 m3 dengan kemampuan pendinginan 0-20 °C.

Suhu optimal bervariasi tergantung jenis produk. Keterangan tempat penyimpanan obat tetulis pada kemasan produk.

Partisi dan wadah berinsulasi khusus

Kendaraan bisa dilengkapi partisi untuk memisahkan kompartemen dan sensor sehingga memungkinkan kontrol dan penyesuaian suhu. Selain itu juga, adanya kontainer berinsulasi khusus ini menghindari kontaminasi dengan produk lainnya.

Kontainer di belakang mobil van

Rutin perawatan kendaraan

Kendaraan farmasi juga perlu diperhatikan kapan waktu perawatan, misalnya memeriksa dan mengganti oli, merawat ban, cek aki, filter udara, cek kondisi air radiator, minyak rem, reservoir tank, air wiper, dan lain sebagainya.

Untuk kontrol suhu, jangan lupa untuk pemeliharaan AC dan kontrol suhu agar tidak mengalami hambatan ketika proses transportasi farmasi.

Jika kendaraan farmasi dilakukan perawatan rutin maka pelayanan distribusi obat-obatan juga vaksin kepada masyarakat juga lebih optimal dan lancar. Tak hanya itu, masa pakai kendaraan farmasi tersebut pun bisa lebih lama.

Adanya personil farmasi yang profesional

Selain itu, pentingnya personil yang terlibat dalam transportasi farmasi untuk menjamin bahwa obat-obatan, vaksin, dan produk farmasi lainnya berpindah ke tempat lain dengan kondisi yang baik.

Personil farmasi ini bisa berasal dari tenaga teknis kefarmasian atau asisten tenaga kefarmasian. 

Kesimpulan

Hal penting yang harus ada pada kendaraan farmasi adalah kontrol suhu, partisi dan kontainer berinsulasi khusus. Jenis kendaraan bisa vans, double cabin atau single cabin. Dan yang tak kalah pentingnya adalah personil farmasi yang bertanggung jawab pada distribusi obat-obatan ke fasilitas kesehatan.


Tim Penulis Retroline Corner dikelola oleh penulis dan pendidik yang menyukai dunia otomotif Tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur

Related Posts

Previous
Next Post »